<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Yournetbook Review, find your netbook, nettop, laptop, netbook, minicomputer, and all gadgets</title>
	<atom:link href="http://www.yournetbook.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.yournetbook.com</link>
	<description>Yournetbook Review</description>
	<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 06:43:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Transaksi &#8220;online&#8221; AWAS PEMBAJAKAN KARTU KREDIT!</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita3-ne/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita3-ne/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:53:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[authorize.net]]></category>

		<category><![CDATA[cvv]]></category>

		<category><![CDATA[kartu kredit]]></category>

		<category><![CDATA[moneybookers]]></category>

		<category><![CDATA[paypal]]></category>

		<category><![CDATA[pembajakan]]></category>

		<category><![CDATA[transaksi online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Hingga 2008, perkembangan pencurian data kartu kredit masih
memprihatinkan. Bahkan, mereka yang memegang data kartu kredit
menjualnya kepada orang lain. Operator website e-commerce palsu
mengoleksi data kartu kredit klien dan data itu dijual ke orang lain.
Biasanya jual beli kartu kredit curian itu menggunakan pembayaran e-
gold.
   Hanya 5 dollar AS, sudah dapat kartu kredit lengkap dengan nomor
kode [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Hingga 2008, perkembangan pencurian data kartu kredit masih<br />
memprihatinkan. Bahkan, mereka yang memegang data kartu kredit<br />
menjualnya kepada orang lain. Operator website e-commerce palsu<br />
mengoleksi data kartu kredit klien dan data itu dijual ke orang lain.<br />
Biasanya jual beli kartu kredit curian itu menggunakan pembayaran e-<br />
gold.<span id="more-49"></span></h4>
<pre style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">   Hanya 5 dollar AS, sudah dapat kartu kredit lengkap dengan nomor
kode keamanan atau CVV. Plus nomor PIN dan informasi lengkap lainnya
hanya 80 dollar AS. Benar-benar nekat dan dari sinilah citra
Indonesia masih terus terpuruk.
    Salah satu penyebab seretnya pergerakan bisnis internet Indonesia
karena ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran online.
Kondisi ini terjadi karena ingatan masyarakat tidak bisa lepas dari
banyaknya kasus penipuan (terutama pencurian data kartu kredit) yang
marak mulai tahun 1990-an.
    Prestasi Indonesia termasuk spektakuler dalam hal menyalahgunakan
kartu kredit. Tahu siapa pelakunya? Kelas menengah Indonesia yang
seharusnya menjadi motor perubahan dan penentu masa depan Indonesia!
Perilaku ini telah menjadi penyakit kronis kelas menengah yang melek
internet.
    Karena itu, tingkat bahaya yang diakibatkannya sampai sekarang
masih membekas. Orang takut bertransaksi di internet karena takut
data kartu kreditnya dicuri, disadap, atau disalahgunakan toko online.
    Di dunia internet, kartu kredit merupakan alat pembayaran ajaib
karena cepatnya persetujuan atau instant processing untuk bisa
membeli barang atau jasa. Pencurian dilakukan mulai dari tukar-
menukar data dengan chatting teman di luar negeri, kerja sama dengan
petugas kasir, hingga menggunakan software.
    Sampai akhir dekade 1990-an, software yang bisa meng-generate
nomor kartu kredit, alamat, dan tanggal expired masih bisa digunakan.
Cara lama yang terus diperbarui adalah membuat website e-commerce
palsu yang mengoleksi kartu kredit. Ada juga yang serius dengan
membuat virus jenis trojan atau e-mail phising yang meminta seseorang
login ke alamat web palsu.
    Kini teknologi keamanan internet berkembang lebih baik dan bisa
menutup berbagai lubang keamanan yang dulu terbuka. Cara-cara lama
itu tak bisa digunakan lagi, tetapi "kelas menengah" di berbagai
belahan bumi juga terus-menerus mengembangkan teknologi pencurian.

Mulai membaik
    Sebenarnya citra Indonesia mulai membaik. Kalangan menengah yang
dulu menjadi carder sekarang sudah dewasa dan banyak yang insaf.
    Paypal, pemroses kartu kredit dan kini menjadi sistem pembayaran
online terpercaya di dunia, juga ikut memulihkan citra Indonesia.
Oktober 2007 pengguna Paypal lega karena pengguna Paypal Indonesia
diperbolehkan menarik dana dari pengguna Paypal lainnya.
    Setahun lalu warga Indonesia memang sudah boleh membuka account
di Paypal, tetapi fungsinya hanya untuk membayar dan tidak bisa
digunakan menerima pembayaran. Sekarang blokir itu sudah dibuka 100
persen.
    Paypal memang sederhana. Jika pengguna ingin membayar transaksi
menggunakan kartu kredit, dia bisa langsung mendaftar di paypal.com.
Setelah memasukkan data kartu kredit di Paypal, menit itu juga
account Paypal bisa digunakan dan keamanan kartu kredit kita terjamin.
    Hadirnya Paypal belum bisa menggusur tradisi pembayaran
menggunakan transfer bank, internet banking atau mobile banking.
Paypal dan semua payment processor memang melengkapi diri dengan
software yang terintegrasi dengan billing management sehingga
transaksi bisa dieksekusi otomatis.
    Namun, internet banking tetap memiliki keunggulan karena dia
tidak menarik fee dari transaksi setor dan tarik plus relatif lebih
aman. Kepercayaan orang Indonesia sampai sekarang belum pulih
terhadap sistem pembayaran online karena ulah mereka yang menganggap
carding dan mencuri data kartu kredit sebagai "kejahatan yang
intelek".
    Secara prinsip, untuk mengeksekusi pembayaran online menggunakan
kartu kredit dibutuhkan data nomor kartu kredit, nama pemilik,
tanggal kedaluwarsa, dan kode keamanan yang diambil dari tiga digit
terakhir angka di belakang kartu.
    Angka tiga digit di belakang kartu itu disebut Card Security Code
(CSC) atau Card Verification Value atau Code (CVV atau CVC). Ini
merupakan kode keamanan yang diterapkan untuk mengurangi pencurian
kartu kredit.

Tips untuk pemegang kartu kredit
    1. Jangan pernah menunjukkan kartu kredit kepada orang yang tak
berkepentingan. Jika memberikan kartu kredit untuk transaksi di kafe
atau tempat belanja lainnya, pastikan Anda berada di tempat mesin
gesek dan pastikan petugas tidak mengopi dua sisi kartu kredit.
    2. Samarkan atau tutup atau hapus saja angka bagian belakang
(CVV/CVC), terutama tiga digit terakhir yang digunakan untuk keamanan
transaksi online. Sebelum ditutup atau dihapus, hafalkan tiga digit
CVV itu.
    3. Jangan pernah memberikan kartu kredit untuk difotokopi oleh
sales-sales kartu kredit yang biasa beredar di supermarket, kecuali
nomor CVV sudah ditutup.
    4. Jangan pernah belanja di toko online yang meminta kita
mengisikan data kartu kredit di tempat itu secara langsung, kecuali
di website yang menerapkan protokol SSL (Secure Socket Layer) dan
sudah memiliki sertifikasi keamanan seperti dari VeriSign SSL
Security atau dari Thawte SSL Sertificate.
    5. Toko online yang baik tidak akan mengoleksi data kartu kredit
kliennya. Merchant yang baik akan menyediakan software pemroses kartu
kredit yang terhubung dengan payment gateway yang sudah ternama di
dunia. Payment gateway  ternama dan bisa dipercaya antara lain Paypal
(www.paypal.com), Moneybookers (www.moneybookers.com), 2Checkout
(www.2checkout.com), Authorize (www.authorize.net), dan Transecute
(www.transecute.com).
    6. Di Paypal atau Moneybookers, alamat e-mail akan menjadi
rekening pengguna. Hati-hati dengan e-mail sampah yang berisi iklan
atau tipuan (e-mail phising) untuk menjebak pemilik account untuk
login di website palsu. (Amir Sodikin)</pre>
<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;"></h4>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita3-ne/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>KRITIK KETAWA ALA BENNY &amp; MICE</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita2/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:53:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Serial kartun Lagak Jakarta karya Benny Rachmadi dan Muhammad
Misrad dicetak ulang dengan bundel lebih mewah, Lagak Jakarta I+II
Edisi Koleksi. Dibanderol Rp 95.000 per buku, dalam dua bulan
terjual sekitar 10.000 eksemplar.
Oleh Amir Sodikin
    Reportase sosial dua kartunis soal "Trend &#38;
Perilaku", "Transportasi", "Profesi", "Krisis", "Reformasi",
dan "Pemilu'99" itu sudah satu dekade lewat, tetapi cerita komikal
soal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Serial kartun Lagak Jakarta karya Benny Rachmadi dan Muhammad<br />
Misrad dicetak ulang dengan bundel lebih mewah, Lagak Jakarta I+II<br />
Edisi Koleksi. Dibanderol Rp 95.000 per buku, dalam dua bulan<br />
terjual sekitar 10.000 eksemplar.</p>
<p style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt; text-align: center;"><span id="more-46"></span>Oleh Amir Sodikin</p>
<pre style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">    Reportase sosial dua kartunis soal "Trend &amp;
Perilaku", "Transportasi", "Profesi", "Krisis", "Reformasi",
dan "Pemilu'99" itu sudah satu dekade lewat, tetapi cerita komikal
soal Jakarta itu tetap dicari.
    Buku yang baru, Jakarta Luar Dalem, juga laku sekitar 10.000
eksemplar dalam dua bulan. Kekonyolan, keluguan, kejujuran,
kesemrawutan, kegelian, satire, semua ada pada komik strip buatan
Benny dan Mice, ini nama lain Muhammad Misrad.
    Kartun mereka ada untuk menjahili dan mengkritisi Jakarta sehari-
hari, tanpa kekerasan dan tak membuat orang marah. Mereka menjadi
kontrol sosial "yang menyenangkan" bagi perilaku salah dan aneh di
Jakarta.
    Sejak 2003 Benny &amp; Mice juga hadir di Kompas setiap hari Minggu.
Banyak yang menganggap kartun Benny &amp; Mice dibikin satu orang.
Padahal, produk itu mereka buat berdua. Tokoh kartun itu
memang "jelmaan" pembuatnya.
    Benny kartun berambut keriting, menggambarkan Benny Rachmadi
(38)
yang juga keriting. Mice kartun yang rambutnya lurus dan berkacamata
merepresentasikan Muhammad Misrad (37). Mereka memang mirip.
    Tetapi goresan Benny dan Mice sudah tak bisa dipisahkan. Tak
akan
ada yang bisa membedakan, mana karya Benny dan mana Mice. "Bahkan
istri saya tak bisa membedakan," ucap Benny.
    Menikmati karya dua sekawan ini seperti menelusuri kondisi
Jakarta dari tahun ke tahun. Dari sisi ekonomi, tren fashion, hingga
politik. Karya mereka seperti "pelajaran sejarah" Jakarta yang bikin
kita ketawa.
    Kekocakan khas komik timbul karena mereka memandang Jakarta
dari "kacamata polos". Kesederhanaan justru menarik banyak orang,
sampai-sampai banyak mahasiswa meneliti Benny &amp; Mice. Bahkan, ada
yang khusus riset bahasa yang digunakan. "Padahal kami cuma pakai
bahasa sehari-hari, obrolan biasa," kata Mice.

Ide cerita
    Untuk menggarap satu tema, ide cerita tak harus dirapatkan. "Ide
sering muncul tak sengaja. Misalnya, saat jalan-jalan di mal, semua
remaja perempuan memakai baju berfungsi ganda, untuk gaya dan
menutupi seragam sekolah. Setelah ngobrol dengan teman, baju
cardigan
itu memang lagi tren," ujar Mice.
    Maka, Benny &amp; Mice pun ngerjain para pencinta cardigan. Melihat
para remaja mengenakan cardigan, Mice bukannya bersemangat melirik,
tetapi justru menangis. "Lho kok nangis?" tanya Benny kartun. "Jadi
inget Nenek di kampung," jawab Mice.
    Benny &amp; Mice sering mengkritisi "demam" mode atau budaya pop
yang latah. Ketika Benny &amp; Mice kartun menjadi pelayan toko
handphone
(HP), datang perempuan cantik berniat membeli HP mewah. Bukannya
menawarkan HP mahal, mereka justru bertanya, kenapa beli HP sampai
Rp
7 juta kalau kebutuhannya hanya telepon dan SMS? Calon pembeli
itupergi dengan kesal, dan pemilik toko memecat Benny &amp; Mice.
    Ide kebetulan juga terjadi saat menggarap tema iklan salah satu
provider HP yang menggunakan model Dian Sastro. "Saya boncengan
(motor) sama Benny, sering melihat baliho besar yang menampilkan
Dian
Sastro," begitu Mice bercerita sambil senyum-senyum.
    Maka, keluarlah edisi Benny &amp; Mice yang menceritakan keinginan
terpendam Mice bertemu sang idola. Dengan grogi, Mice kartun
mengutarakan maksudnya, "Hmm boleh minta tanda tangannya?" kata Mice
berbicara dengan baliho bergambar Dian.
    "Sakit tuh orang," ketus Benny kartun. Usut punya usut,Mice pada
kehidupan nyata memang mengidolakan Dian. Para penikmat Benny &amp; Mice
mengendus hal ini sejak lama, karena pada beberapa edisi mulai 2003,
Mice berkali-kali menyebut Dian Sastro.

Sejarah usil
    Benny dan Mice adalah teman "seperjuangan" sejak kuliah Desain
Grafis, Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Duet mereka mengerjakan
kartun berawal saat diserahi membuat koran dinding IKJ.
    "Tadinya isi koran itu tulisan ilmiah, misal membahas sejarah
seni rupa. Waktu kami yang bikin, temanya diubah menjadi kejadian
sehari-hari," cerita Mice. Dari koran dinding inilah hobi usil
dengan kartun dimulai.
    Waktu itu ada mahasiswa yang kelakuannya "aneh", suka masuk ke
berbagai komunitas bermodalkan omdo, omong doang. "Kita buatkan
kartun dia. Tapi bukannya marah, dia malah senang," kata Benny.
    Benny sejak kecil senang menggambar. Walaupun besar di
Samarinda,
Kalimantan Timur, ia sudah bercita-cita belajar desain grafis di
Jakarta. Maka, setelah lulus SMA, Benny masuk IKJ.
    Berbeda dengan Mice, lajang kelahiran Jakarta ini menjadi
kartunis gara-gara terkesan billboard iklan. Maka masuklah dia ke
IKJ. "Awalnya orangtua tidak setuju karena zaman dulu kan orangtua
mengidolakan dokterdan insinyur," cerita Mice.
    Benny dan Mice mulai menampilkan karya secara luas ketika
mendapat pesanan membuat ilustrasi buku pada 1997-1998. Judul
bukunya
masih mereka kenang: Matinya Ilmu Ekonomi, saduran dari The Death of
Economics karya Paul Ormerod.
    Setelah penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) melihat
coretan mereka, muncul ide agar Benny dan Mice membuat buku
sendiri. "Lalu dirundingkan ide itu, pengalaman di koran dinding
cukup membantu karena kami terbiasa bekerja sebagai tim," kata Benny.
    Keluarlah buku mereka dengan seri  Lagak Jakarta terbitan KPG.
Tahun 1997-1999 mereka membuat enam judul buku. Buku-buku itulah
yang
kemudian diterbitkan lagi dalam Satu Dekade Lagak Jakarta Edisi
Koleksi 1 &amp; 2 (2007). Sedangkan Kartun Benny &amp; Mice: Jakarta Luar
Dalem (2007) terbitan Nalar berisi kartun mereka yang dimuat di
Kompas.
    Selain membuat kartun secara lepas untuk media massa, Benny
sejak
1998 bergabung dengan Kontan. Sementara Mice memilih bekerja
freelance.
    Pada kurun 1993-2002 Benny sempat mengajar di IKJ, sedangkan
Mice
mengajar di jurusan yang sama, Desain Grafis IKJ, periode 1994-1996.
    Sekarang mereka tidak mengajar lagi. "Karena sudah tidak
dibutuhkan, he-he-he," celetuk mereka. (Amir Sodikin)

Foto: 1
Kompas/Amir Sodikin
Benny Rachmadi (kiri) dan Muhammad Misrad

Tabel:
Biodata
Nama:Benny Rachmadi
Lahir:Samarinda, 23 Agustus 1969
Pendidikan:
-SD sampai lulus SMA pada 1988 di Samarinda
-Desain Grafis Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta, 1993
Istri: Anna Zuchriana, pengajar di IKJ
Pekerjaan:
-Sejak 1998 menjadi kartunis di tabloid dan harian "Kontan"
-Sejak 2003 mengisi kartun "Benny &amp; Mice" di "Kompas" Minggu

Nama: Muhammad Misrad
Nama panggilan: Mice
Lahir: Jakarta, 23 Juli 1970
Pendidikan:
-SD sampai lulus SMA pada 1988 di Jakarta
-Desain Grafis Fakultas Seni Rupa IKJ, 1993
Pekerjaan:
-Ilustrator dan perancang grafis lepas
-Sejak 2003 mengisi kartun "Benny &amp; Mice" di "Kompas" Minggu
Karya Benny dan Mice:
-Lagak Jakarta: Trend &amp; Perilaku, 1997
-Lagak Jakarta: Transportasi, 1997
-Lagak Jakarta: Profesi, 1997
-Lagak Jakarta: Krisis. Oh. Krisis, 1998
-Lagak Jakarta: Reformasi, 1998
-Lagak Jakarta: (Huru-Hara) Hura-Hura Pemilu'99, 1999
-Satu Dekade Lagak Jakarta Edisi Koleksi 1 &amp; 2, 2007
-Kartun Benny &amp; Mice: Jakarta Luar Dalem, 2007
Dalam proses:
-100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta, rencananya beredar Januari 2008
-Benny &amp; Mice: Talk About Hape, rencana edar Januari 2008</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>STOP (KECANDUAN) SMS</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita1/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Obrolan Ringan]]></category>

		<category><![CDATA[agile]]></category>

		<category><![CDATA[chat]]></category>

		<category><![CDATA[im3]]></category>

		<category><![CDATA[mentari]]></category>

		<category><![CDATA[messenger]]></category>

		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<category><![CDATA[ym]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Kecanduan SMS? Pernah dengar enggak? Atau kamu sendiri pelakunya? Korban kecanduan SMS ini sama hebohnya sama kecanduan game. Ada berita seorang anak di China sampai harus dirawat karena tak bisa lepas dari &#8220;handphone&#8221; (HP) untuk SMS.

Contoh lain menimpa mahasiswi Selandia Baru, Fleur de Vere Beavis (20). Dokter mendiagnosa dia menderita penyakit radang jari tangan atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Kecanduan SMS? Pernah dengar enggak? Atau kamu sendiri pelakunya? Korban kecanduan SMS ini sama hebohnya sama kecanduan game. Ada berita seorang anak di China sampai harus dirawat karena tak bisa lepas dari &#8220;handphone&#8221; (HP) untuk SMS.</h4>
<p style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;"><span id="more-43"></span></p>
<p>Contoh lain menimpa mahasiswi Selandia Baru, Fleur de Vere Beavis (20). Dokter mendiagnosa dia menderita penyakit radang jari tangan atau tenosynovitis. Sepertinya Fleur orang pertama di Selandia Baru yang kecanduan SMS parah. Dia setiap hari mengirim 100 SMS.</p>
<p>Selain berdampak pada kesehatan, kecanduan SMS juga mengakibatkan &#8220;dompet&#8221; jebol. Di Skotlandia, seorang remaja sampai menghabiskan uang Rp 73 juta per bulan demi SMS. Dia masuk rumah sakit gara-gara nyandu gadget ini. Dalam sepekan, dia berkirim SMS sekurangnya 700 kali.</p>
<p>Di Indonesia, kecanduan SMS juga menggejala. Coba cari di Google.com dengan kata kunci kecanduan SMS, ternyata banyak kasusnya. Di sebuah forum diskusi ada pengakuan seperti ini: &#8220;Kali ini gw ngelempar topik soal kecanduan sms. parah banget deh gw&#8230;Kalo sehari ga di-sms, jantung deg-degan ngga karuan. Udah gitu mo dialihin ke yang lain ngga bisa, akibatnya pulsa sebulan gila-gilaan deh habisnya&#8230;.Tapi kalo dah di-sms walaupun cuma sekali, rasanya tenang banget. Padahal isinya cuma &#8220;gut nite&#8221; or &#8220;have a nice dream&#8221;. Aneh banget yah?&#8221;</p>
<p>Persoalan utama di Indonesia: SMS masih mahal. Dengan kisaran Rp 300-350 per sekali kirim dan jumlah karakter huruf dibatasi, SMS sebenarnya masih barang mewah. Perlu kalian tahu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sedang menyelidiki dugaan kartel tarif SMS. Ada delapan operator seluler yang diindikasikan KPPU &#8220;bersekongkol&#8221;. Tentu saja para operator membantah.</p>
<p>Tapi bantahan itu enggak penting, yang penting dan utama adalah: tarif SMS mahal. Jadi, kurangi SMS dan hindari diri nyandu SMS. Terus, untuk berkomunikasi gimana? Ada teknologi lama yang lebih murah buat menggantikan SMS atau bertelepon. Teknologi murah itu adalah chat.</p>
<p>&#8220;Software chatting&#8221;</p>
<p>MuDA pernah ngebahas chatting pakai perangkat lunak di HP bernama Mini Friday. Selain Mini Friday yang punya keunggulan ada chatroom-nya, MuDA sudah bertahun-tahun ini mencoba berbagai aplikasi perangkat lunak yang bisa berjalan di HP kategori smartphone.</p>
<p>Ups jangan takut dengan istilah smartphone atau telepon pintar, apalagi nganggap ini mahal. Kebanyakan HP jadul yang udah enggak keluar lagi sudah termasuk smartphone. Bahasa sederhananya: semua HP GSM yang menggunakan layar berwarna termasuk smartphone. Tapi, ini sekadar penyederhanaan karena tak semua HP berlayar warna termasuk smartphone.</p>
<p>Salah satu software favorit adalah Agile Mobile. Software ini compatible untuk hHP Nokia Series 60, Sony Ericsson UIQ, perangkat yang menggunakan Windows Mobile baik Pocket PC maupun Smartphone.</p>
<p>Jika di Mini Friday harus membuataccount sendiri, pada Agile hanya software yang memfasilitasi kita chatting menggunakan account yang sudah ada. Misalnya Yahoo Messenger, Gmail/Google Talk, AIM, MSN, dan ICQ. Rata-rata orang Indonesia punya account di Yahoo atau Gmail. Untuk komunikasi chatting, gunakan salah satu account itu.</p>
<p>Untuk stabilitas koneksi, Gmail lebih stabil dibanding Yahoo (enggak sering putus koneksinya). Kalau HP kalian Nokia, cek cocok atau tidak di www.agilemobile.com/nokia.html. Contoh yang didukung: N77, E90, E61i, E65, 6110, N76, N93i, 6290, N75, N95, E62, E50, 5500, N73, N72, N93, N92, N71, N80, E70, E61, E60, 3250, N91, N70, N90, 6682, 6681, 6680, 3230, 6670, 6630, 6260, N-Gage QD, 7610, 6620, 3660, 3620, 6600, 3600, N-Gage, 3650, 7650, 7710, 9300, 9500.</p>
<p>Untuk Sony Ericsson, cek di www.agilemobile.com/sonyericsson.html. Yang sudah menggunakan Windows Mobile, cek di www.agilemobile.com/wm.html.</p>
<p>Tidak gratis</p>
<p>Apakah software itu gratis? Sayangnya tidak. Tapi, daripada menggunakan SMS, biaya chatting dengan Agile Messenger jauh lebih murah. Biaya beli software untuk seumur hidup 44,95 dollar AS. Enggak usah beli software, Agile menawarkan sewa software per bulan Rp 10.000 menggunakan SMS premium.</p>
<p>Selain Rp 10.000 per bulan, biaya lain dihitung dari penggunaan GPRS berdasar lalu lintas data (kirim teks chat dan terima teks chat). Biaya akses GPRS per kb paling murah saat ini adalah Mentari dan IM3 yakni Rp 5 per kb.</p>
<p>Dengan tarif sebesar itu, untuk menghabiskan Rp 5.000 saja sudah capek chatting. Coba kalau pakai SMS, bisa jebol pulsanya. Tapi, lepas dari ketergantungan SMS, jangan jadi ketergantungan chatting ya <img src='http://www.yournetbook.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selain Agile Messenger, ada software lain yang berlomba merebut pasar. Di edisi mendatang, MuDA akan bahas software lain (salah satunya Gizmo) untuk chatting dan bisa buat telepon murah via VOIP (voice over internet protocol) pakai HP.</p>
<p>Kalau chatting merupakan cara murah mengakali tarif SMS, VOIP pakai HP adalah cara murah mengakali tarif telepon di Indonesia yang juga dikenal mahal.<br />
Instalasi Agile</p>
<p>Untuk instalasi Agile Messenger, asumsinya kalian udah tahu setting GPRS. Internet diharapkan sudah jalan dari browser internet di HP. Bagi yang awam banget, browser itu yang biasa digunakan untuk buka internet. Kalau di komputer di antaranya Internet Explorer dan Mozilla Firefox. Kalau padaHP, di Nokia bernama Web atau Opera Mini.</p>
<p>Buka browser, lalu arahkan ke www.agilemobile.com/download.html. Cek kesesuaian HP dengan software yang tersedia (tinggal pencet menu pilihan). Setelah memilih jenis HP yang sesuai, ikuti petunjuk download dan instalasinya. Ikuti perintah selanjutnya di layar.   (AMIR SODIKIN)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/test-berita1/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;E-mail&#8221; Sampah, KEJAHATAN HARIAN YANG TERSAMAR</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/gaya-hidup/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/gaya-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:48:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Teknologi Website]]></category>

		<category><![CDATA[abuse]]></category>

		<category><![CDATA[Al Ralsky]]></category>

		<category><![CDATA[cauce]]></category>

		<category><![CDATA[email sampah]]></category>

		<category><![CDATA[spam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Jutaan dollar AS dihabiskan server-server dunia untuk mengatasi serbuan spam atau e-mail sampah. Kerugian yang diderita konsumen lebih parah, mereka rugi waktu, tenaga, dan menghabiskan bandwidth internet.

Apakah mengirim spam e-mail itu "berdosa"? Lebih dari "dosa",
spam itu penyakit dan telah menjadi budaya memalukan di internet dan
sulit diberantas. Berbeda dengan virus komputer yang biasanya cepat
bisa dibereskan software [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Jutaan dollar AS dihabiskan server-server dunia untuk mengatasi serbuan spam atau e-mail sampah. Kerugian yang diderita konsumen lebih parah, mereka rugi waktu, tenaga, dan menghabiskan bandwidth internet.</h4>
<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;"><span id="more-40"></span></h4>
<pre style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Apakah mengirim spam e-mail itu "berdosa"? Lebih dari "dosa",
spam itu penyakit dan telah menjadi budaya memalukan di internet dan
sulit diberantas. Berbeda dengan virus komputer yang biasanya cepat
bisa dibereskan software antivirus, spam hingga kini belum 100
persen bisa teratasi.
    Modifikasi software antivirus, spyware,  serta filter khusus
antispam terus diperbaiki, tetapi hasilnya tetap belum
menggembirakan. Langkah tradisional dan non-internet pun ditempuh.
Apa lagi jika bukan gugatan ke pengirim e-mail sampah itu.
    Salah satu hasilnya, awal Januari 2008, para pengelola  server e-
mail yang selama ini sudah lelah memerangi spam e-mail sedikit
gembira mendengar kabar ditangkapnya Al Ralsky yang dikenal sebagai
spammer kenamaan di dunia. Momentum ini diharapkan bisa memenjarakan
Ralsky dan membuat efek jera spammer lain.
    Al Ralsky telah tujuh tahun mengeruk uang tak terkira banyaknya
dari kegiatan mengirim e-mail ilegal ke jutaan pengguna di dunia.
Dalam satu hari dia bisa mengirim ke 30 juta penerima e-mail ke
penjuru dunia. Penghasilan dia katanya ratusan ribu hingga jutaan
dollar per bulan.
    Keuntungan tinggi terjadi awal 2000-an. Namun, kini seiring
tingkat melek internet dunia yang makin bagus dan kesadaran
mengenali e-mail sampah yang semakin baik, keuntungan Ralsky
berkurang dan pada awal 2008 ini dia harus membayar kegiatan
dia "memberi sampah" kepada dunia: ancaman penjara.

Perubahan pandangan
    Bagi pengguna internet, e-mail sampah seolah telah menjadi
sarapan pagi setiap hari. Puluhan hingga ratusan e-mail sampah masuk
ke inbox e-mail kita. Di Indonesia, menu seperti itu masih dianggap
lazim.
    Tetapi, bagi mereka yang menjadikan e-mail sebagai akun pribadi
yang sifatnya penting, aktivitas spam tak bisa ditoleransi. Di dunia
maya, alamat e-mail kini telah menjadi "rekening bank".
    Betapa tidak, jika kita menggunakan pembayaran model Paypal atau
Moneybookers, alamat e-mail itulah yang digunakan untuk pembayaran.
E-mail juga telah menjadi sistem validasi jati diri kita. Setiap
kita apply atau mengajukan menjadi member sebuah situs, validasi
yang terpenting adalah melalui e-mail.
    Lalu, tiba-tiba, karena dianggap strategis, e-mail menjadi
sasaran pemasaran internet yang diandalkan. Data alamat e-mail pun
diperjualbelikan ke berbagai pihak yang membutuhkannya untuk
kepentingan pemasaran.
    Tiba-tiba, e-mail kita kini dipenuhi berbagai spam atau e-mail
sampah yang menawarkan berbagai produk, mulai dari viagra, pil
kebugaran, mobil murah, jam tangan, hingga rumah. Semua e-mail yang
alamatnya tanpa kita kenal itu telah mengganggu aktivitas kita
setiap hari.
    "Saya setiap hari harus menghapus ratusan e-mail sampah. Untuk
menghapusnya butuh minimal 30 menit, bahkan berjam-jam kalau koneksi
lagi lambat," kata seorang pengguna e-mail.
    Sifat khas e-mail sampah adalah selalu menawarkan produk atau
jasa. Penerima e-mail merasa tidak pernah menyetujui atau memberi
izin kepada pengirim untuk mengirimi e-mail.
    Penyelenggara jasa e-mail gratis ternama dunia, Yahoo dan Gmail,
telah mati-matian mengatasi spam ini. Yahoo, misalnya, bersama eBay
dan PayPal telah menjalin kerja sama untuk menyaring lebih teliti e-
mail palsu (phising) yang masuk untuk mengerjai pengguna eBay dan
PayPal. Dengan teknologi DomainKeys yang menggunakan
teknikkriptografi canggih, Yahoo membaca domain pengirim e-mail
apakah masuk dalam daftar hitam atau tidak.
    Gmail juga terus memperbaiki sistem filter di server mereka
untuk memastikan e-mail yang masuk ke klien mereka tak tersusupi
spam. Jika spam e-mail masuk, baik di Yahoo maupun di Gmail, akan
otomatis masuk ke Bulk Folder atau Spam Folder.
    Dengan cara itu, pengguna e-mail (walaupun gratis) merasa nyaman
dan terhindar dari kemungkinan e-mail yang berisi pencurian data
penting. Berbagai software pemfilter spam kini juga banyak dibuat,
baik gratis maupun berbayar, dan bisa digunakan untuk meminimalkan
spam yang masuk ke inbox. Cukup banyak jenisnya, untuk mencarinya
bisa buka mesin pencari seperti Google dan ketikkan: free spam
filter software.
    Spam terus menimbulkan kerugian tak terukur di banyak
perusahaan. Yang jelas, karena spam, pengeluaran untuk divisi
teknologi informasi akan membengkak karena harus membayar pipa
bandwidth lebih lebar lagi dan kapasitas harddisk setiap komputer
juga lebih besar.
    Spam juga sering digunakan sebagai pengiriman virus jenis trojan
yang bisa mencuri data pribadi di komputer. Banyak server e-mail
yang crash atau matitotal gara-gara spam ini.

Perangi sekarang
    Apakah Anda masih mengirim e-mail ke seseorang yang tidak Anda
kenal untuk menawarkan sebuah produk? Hentikan sekarang aktivitas
itu, karena mengirim e-mail secara massal kepada banyak orang yang
tidak kita kenal dan menawarkan sebuah produk sudah termasuk
kegiatan ilegal dan masuk kategori spam.
    Cukup memprihatinkan, kegiatan spam di Indonesia kini
baru "menggeliat" seiring budaya internet Indonesia yang baru mulai
berkembang. Banyak pemula yang langsung terjun di dunia internet
dengan menjadi spammer karena mereka dijanjikan penghasilan ratusan
hingga ribuan dollar AS setiap bulan.
    Masih ingat kan heboh soal jagoan "internet marketing" di
Indonesia yang menjanjikan penghasilan menggiurkan? Apakah itu
termasuk kategori spam? Kalau para anggota afiliasi itu mengirimi
banyak alamat e-mail yang tak mereka kenali, maka 100 persen
termasuk spam.
    Apakah e-mail dari mailing list termasuk spam? Iya, jika
pengelola mailing list menambahkan alamat seseorang secara langsung
tanpa membutuhkan konfirmasi dari pemilik e-mail.
    Terhadap semua perilaku pengiriman e-mail sampah itu, kita bisa
berpartisipasi dengan memasukkan mereka (spammer) dalam database
spammer dunia. Jika e-mail itu dan bahkan domain yang digunakan itu
masuk dalam blacklist dunia, dia tak akan bisa mengirim e-mail ke
jaringan server yang berafiliasi dengan database itu.
    Komunitas dunia telah beramai-ramai memerangi kegiatan seperti
itu. Lihat saja CAUCE, The Coalition Against Unsolicited Commercial
Email di www.cauce.org. Ada juga Network Abuse Clearinghouse
(www.abuse.net), The Spamhaus Project (www.spamhaus.org), Spam
Abuse.net (www.spam.abuse.net), Spam Help (www.spamhelp.org),
Spam.org (www.spam.org), dan masih banyak lagi. (Amir Sodikin)</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/gaya-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BERBURU NETBOOK MURAH</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/pc-and-laptop/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/pc-and-laptop/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Produk PC, Laptop, & Netbook]]></category>

		<category><![CDATA[asus]]></category>

		<category><![CDATA[Classmate PC]]></category>

		<category><![CDATA[eeepc]]></category>

		<category><![CDATA[intel]]></category>

		<category><![CDATA[laptop]]></category>

		<category><![CDATA[netbook]]></category>

		<category><![CDATA[nettop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Udah pada ngebet pengin komputer baru ya? Mau yang model notebook atau desktop? Dibandingkan beberapa tahun lalu, harga notebook sekarang udah pada turun tajam lho. Mau lebih murah lagi dari notebook?

Sekarang mulai diperkenalkan seri baru dari komputer personal, yaitu netbook. Tak usah bingung
dengan istilah itu. Singkat cerita, rumus utama netbook adalah bentuknya lebih imut
dan harganya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Udah pada ngebet pengin komputer baru ya? Mau yang model notebook atau desktop? Dibandingkan beberapa tahun lalu, harga notebook sekarang udah pada turun tajam lho. Mau lebih murah lagi dari notebook?</h4>
<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;"><span id="more-34"></span></h4>
<pre style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Sekarang mulai diperkenalkan seri baru dari komputer personal, yaitu netbook. Tak usah bingung
dengan istilah itu. Singkat cerita, rumus utama netbook adalah bentuknya lebih imut
dan harganya lebih murah dari notebook, flybook, atau ultra-mobile PC
(UMPC).
    Istilah netbook diperkenalkan Intel. Manager Pengembangan Bisnis
Intel Indonesia Corporation Arya Sanjaya mengatakan, salah satu ciri
netbook adalah menggunakan platform berharga terjangkau. Di sini juga
ada penekanan pada akses internet yang wajib ada.
    "Selain netbook, Intel juga memperkenalkan istilah nettop," kata
Arya. Netbook itu versi notebook yang lebih kecil, sedangkan nettop
adalah versi desktop (komputer meja) yang lebih mini.
    Netbook dan nettop dihadirkan untuk memberi akses komputer di
negara berkembang. Misi ini seiring dengan program Intel World
Ahead. "Ada empat poin yang ditekankan dalam netbook dan nettop:
aksesibilitas, konektivitas, edukasi, dan content," kata Arya.
    Dari misi itu, program ini bisa dikatakan "tandingan" dari One
Laptop Per Child (OLPC) yang diusung Nicholas Negroponte. MuDA pernah
membahas OLPC ini. Namun, kehadiran OLPC melalui jalur resmi tampaknya
tidak memungkinkan karena pemerintah tak ikut program itu.

Intel Classmate
    Indonesia mendapat giliran awal untuk pencanangan netbook dan
nettop. Dari keluarga netbook, Intel meluncurkan rancangan Intel
Classmate PC. Rancangan ini diberikan kepada produsen lokal, bukan
produsen yang sudah dikenal mereknya secara global.
    "Ini untuk menekan harga biar lebih rendah," kata Arya. Maka,
lahirlah Anoa yang dikeluarkan Zyrex dan Classmate PC yang dikeluarkan
Axioo.
    Muncul pertanyaan bagi orang awam, apa itu Zyrex dan Axioo? Apakah
kedua merek itu cukup andal untuk membuat netbook? Mereka sebenarnya
sudah lama malang melintang dalam produksi notebook.
    MuDA sempat mencoba dua saudara kembar ini. Bentuk keduanya sama,
kembar identik, hanya beda tulisan. Kalau di Zyrex dinamakan Anoa,
sedangkan di Axioo menggunakan nama generik Classmate PC.
    Karena produk ini rancangan dari produsen prosesor ternama, Intel,
kinerjanya sama dan tak mengecewakan. Karena itu, bagi yang masih
cerewet dengan merek, perlu disampaikan, persepsi di dunia komputer
mulai berubah dan lebih cenderung melihat "otak" yang dicangkokkan di
dalamnya.
    Keluarga Intel Classmate PC menggunakan prosesor Intel Mobile
Processor ULV 900Mhz, memori DDR2 256 dan 512MB. Hardisk yang tidak
konvensional lagi, tetapi menggunakan 2 GB NAND Flash (Windows XP) dan
1 GB NAND Flash (Linux).
    Ups, cuma 2 GB! Terus space sebesar 2 GB itu mau digunakan untuk
apa? Buat masang lagu-lagu favorit juga pasti udah habis.
    Inilah yang menjadi tanda tanya. Space 2 GB hanya cukup untuk
sistem operasi Windows XP. Setelah di-install program dasar lainnya
paling banter tersisa 500 MB.
    Apa bisa kalian abu-abuers "hidup" dengan space 2 GB? Jawabannya
bisa (tapi harus modal lagi). Sekarang banyak USB flash disk kapasitas
besar hingga puluhan GB, bahkan jenis compact flash mencapai 30 GB.
Belum lagi hardisk 2,5 inci yang sudah ratusan GB, ini bisa dijadikan
solusi ke depan.
    Dengan harga Rp 3 jutaan, Intel Classmate PC cukup menjanjikan
untuk bersaing menjadi laptop keluarga, terutama anak-anak dan remaja.
Salah satu ciri Intel Clasmate PC adalah tahan banting! Netbook ini
memiliki balutan casing khusus.
    Fitur software yang menarik adalah dukungan pada software e-
learning. Sebuah pembelajaran di ruang kelas yang mengandalkan fungsi
multimedia. Dilengkapi dengan dua kontrol berbeda, yaitu Student
Control dan Teacher Control, fitur ini siap diluncurkan ke sekolah
yang membutuhkan pembelajaran multimedia.
    Ada lagi fitur andalan bagi orangtua, yaitu software filter untuk
membatasi akses komputer dan internet anaknya. Karena itu, terkait isu
pornografi internet yang sulitdibendung, software Parents Carefree
bisa menjadi solusi.(Amir Sodikin)</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/pc-and-laptop/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Radit dan Jani: ROMANTISME TAK BIASA</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/ini-test3/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/ini-test3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Ulasan dan Analisis]]></category>

		<category><![CDATA[film]]></category>

		<category><![CDATA[jani]]></category>

		<category><![CDATA[radit]]></category>

		<category><![CDATA[resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Radit dan Jani memilih menikah muda. Mereka sepakat mencari
formula kebahagiaan. Resepnya sederhana: penuhi hati dengan cinta!
Duit? Bukan masalah. Cukupkah itu?

Jangan dikira kalau gue enggak bisa beliin lu mobil sama rumah,
bukan berarti kita enggak bisa bahagia," begitulah kira-kira kata
Radit (diperankan Vino G bastian) kepada Jani (Fahrani).
    Dibumbui kehidupan liar yang tak memerhatikan tata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Radit dan Jani memilih menikah muda. Mereka sepakat mencari<br />
formula kebahagiaan. Resepnya sederhana: penuhi hati dengan cinta!<br />
Duit? Bukan masalah. Cukupkah itu?</h4>
<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;"><span id="more-31"></span></h4>
<pre style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Jangan dikira kalau gue enggak bisa beliin lu mobil sama rumah,
bukan berarti kita enggak bisa bahagia," begitulah kira-kira kata
Radit (diperankan Vino G bastian) kepada Jani (Fahrani).
    Dibumbui kehidupan liar yang tak memerhatikan tata krama dan
nilai sosial masyarakat, dalam konteks ini, sutradara Upi memakai
resep lama: menampilkan sosok Radit (anak band, kayaknya Upi suka
dengan anak band, tengok film dia sebelumnya Realita, Cinta dan Rock
N Roll, juga bertemakan anak band yang liar) yang kecanduan obat-
obatan terlarang.
    Konsekuensi dengan resep lawas ini bisa ditebak, Radit
menghalalkan segala cara untuk mendapatkan obat terlarang dan
membahagiakan istri. Ia jadi bandel sehingga masyarakat pun, termasuk
orangtua dan teman main bandnya, menolak eksistensi Radit.
    Resep ini yang diaduk-aduk Upi untuk memainkan cerita. Membuat
film bertemakan kehidupan bebas, liar, dan junkies memiliki
tantangan "klasik". Jika tak pandai meramu, jadinya hanya berputar
pada hal yang sama, yang sudah berkali-kali diangkat ke layar lebar
atau sinetron. "Taruhannya" besar.
    Beban berat itu ada di pundak Vino (Realita, Cinta dan Rock N
Roll, Badai Pasti Berlalu) dan Fahrani (Kala). Mereka relatif bisa
berakting tanpa berjarak. Vino dan Fahrani bisa membawakan sosok
Radit dan Jani, hubungan "kimia" mereka pun terasa.

Sabar membangun
    Upi cukup sabar mengambil separuh waktu film yang berdurasi 115
menit itu hanya untuk membangun karakter Radit dan Jani. Sayang, kata-
kata celotehan yang dilontarkan keduanya terlalu diulang-ulang,
seperti ucapan "sabar ya...".
    Di sisi lain, upaya Upi menciptakan drama romantis yang "brutal"
cukup berhasil, tak ada tawa dalam film ini.
    Sayang, untuk sebagian besar adegan Upimemilih kamera panggul,
membuat penonton harus membiasakan diri dengan gambar yang "bergerak-
gerak". Pengulangan adegan yang terasa berlebihan juga muncul,
misalnya saat Radit bolak-balik "mengisap". Sementara hal klise
tampak, misalnya, pada gambaran perempuan "liar" yang ditunjukkan
dengan merokok.
    Film ini cukup berhasil memotret sebagian realitas dalam
kehidupan masyarakat kota, meski tak sampai pada "pesan" yang bisa
dipetik, seperti sistem sosial masyarakat yang tumpul atau sistem
rehabilitasi yang tak kitamiliki.
    Radit dan Jani memang dirancang sebagai film bertema cinta yang
sederhana. Skenario film yang bakal beredar di bioskop mulai 24
Januari ini ditulis sendiri oleh sang sutradara, Upi.
    Pemain lain yang meramaikan film ini di antaranya adalah Marrio
Merdhitia (Coklat Stroberi, nominasi pendatang baru terbaik Festival
Film Jakarta 2007), Nungki Kusumastuti (Ruang), dan Joshua Pandelaki
(Arisan dan Long Road to Heaven).
(AMIR SODIKIN)</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/ini-test3/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Web&#8221; Interaktif: PENGUNJUNG ADALAH RAJANYA</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/halo-ini-test2/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/halo-ini-test2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Ulasan dan Analisis]]></category>

		<category><![CDATA[cms]]></category>

		<category><![CDATA[content]]></category>

		<category><![CDATA[dinamis]]></category>

		<category><![CDATA[interaktif]]></category>

		<category><![CDATA[joomla]]></category>

		<category><![CDATA[management]]></category>

		<category><![CDATA[portal]]></category>

		<category><![CDATA[system]]></category>

		<category><![CDATA[web]]></category>

		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan teknologi internet semakin tak terbendung. Berbagai
inovasi rumah di dunia maya itu terus diperbaiki hingga mendekati
selera dunia nyata: yaitu adanya interaksi antara pembuat web dan
pengunjung serta interaksi sesama pengunjung. Bagi yang tetap ngotot
web-nya tetap statis, tunggu saja ambruknya web  itu.

Seorang pakar internet, Tim O'Reilly, bersama MediaLive
International, dalam sebuah curah pendapat menemukan istilah Web 2.0.
Istilah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Perkembangan teknologi internet semakin tak terbendung. Berbagai<br />
inovasi rumah di dunia maya itu terus diperbaiki hingga mendekati<br />
selera dunia nyata: yaitu adanya interaksi antara pembuat web dan<br />
pengunjung serta interaksi sesama pengunjung. Bagi yang tetap ngotot<br />
web-nya tetap statis, tunggu saja ambruknya web  itu.</h4>
<h4 style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;"><span id="more-28"></span></h4>
<pre style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Seorang pakar internet, Tim O'Reilly, bersama MediaLive
International, dalam sebuah curah pendapat menemukan istilah Web 2.0.
Istilah itu digunakan sebagai nama sebuah konferensi. O'Reilly
menggunakan istilah itu untuk menekankan web yang sifatnya interaktif.
    Web 2.0 juga penanda sejarah, yaitu web yang selamat dari ancaman
kolaps pada tahun 2000-an. Tetapi, terminologi Web 2.0 ini banyak
ditolak para webmaster karena rancu dan tak memiliki cukup arti
(meaningless). Walaupun istilah Web 2.0 banyak ditolak, kini sudah
ada Web 3.0.
    Jika Web 1.0 berkutat pada kecepatan akses dial-up dengan pipa
bandwith sekitar 50K dan Web 2.0 dengan bandwidth 1 megabit, maka Web
3.0 sekitar 10 megabit yang menawarkan tampilan web grafis dengan
ditunjang video web serta teknologi artificial intelligence yang
bernuansa tiga dimensi.
    Tulisan ini tidak akan ikut membicarakan perdebatan itu, hanya
akan meminjam istilah Web 2.0 atau Web 3.0 untuk menandakan era yang
sudah berubah. Istilah ini cocok untuk Indonesia yang masih
menganggap website itu "sebuah proyek dan sesuatu yang mahal plus
boros".
    Sebuah pertemuan tahunan "Pioneering the Future with HP" yang
digelar Hewlett-Packard di Senggigi, Nusa Tenggara Barat, juga sudah
ikut-ikutan membahas Web 2.0 ini. Terasa aneh bagi perusahaan yang
dikenal sebagai produsen printer membahas Web 2.0 ini.
    Tetapi, perlu diingat salah satu unsur teknologi Web 2.0 adalah
kemudahan tampilan websiteyang membolehkan mencetak halaman web
secara cepat. Software printer HP pun dilengkapi kemudahan mengelola
pencetakan, baik dokumen teks maupun foto, dari sinilah HP ternyata
juga ingin mengambil bagian kue Web 2.0. Web 2.0 telah
menjadi "gimmick" yang menarik.
    Praktisi teknologi internet, Mas Wigrantoro Roes Setiadi, yang
hadir dalam acara HP itu mengungkapkan, teknologi Web 2.0
sudah "wajib" bagi website era sekarang. Untuk bisa bersaing di masa
mendatang mau tidak mau perusahaan harus mengikuti tren ini.
Transparansi dan akuntabilitas sebuah lembaga bisa dilihat dari web-
nya.
    "Sebenarnya fasilitas interaktif itu sudah banyak disediakan
teknologi web sekarang, tetapi untuk perusahaan di Indonesia banyak
yang masih berpikir apakah mau menghidupkan fasilitasitu atau
tidak," kata Mas Wigrantoro.
    Fasilitas Forum, misalnya, jika dipasang memang akan meningkatkan
interaksi pengunjung dengan perusahaan. Tetapi, siap tidak perusahaan
menerima cercaan atau keluhan di Forum itu? "Maka, aplikasi Web 2.0
ini bergantung pada kebiasaan di Indonesia," kata Mas Wigrantoro.

Banyak gratis
    Revolusi yang dihasilkan dari semangat web interaktif ini secara
mengejutkan lebih banyak disumbangkan oleh software-software yang
menggunakan platform gratis. Bahasa pemrograman PHP dan database
berbasis MySQL seolah merajai karena menawarkan kinerja software yang
gratis. PHP dan MySQL sudah menjadi paket gratis bersama sistem
operasi yang juga gratis, Linux, dan webserver gratis, Apache.
    PHP, MySQL, Linux, Apache, telah menjadi "dewa penyelamat"
berkembangnya teknologi web interaktif yang murah meriah. Software di
bawah bendera Open Source yang memiliki semangat gratis juga merajai
karena menawarkan software website yang gratis dan sebagian sudah Web
2.0 dan sedang menuju Web 3.0.
    Para developer berlomba-lomba menciptakan software yang
memfasilitasi interaksi antara pengunjung dan pemilik website atau
antarsesama pengunjung. Blog, Forum, Chat, fasilitas RSS, menjadi
standar yang harus ada di web interaktif dan kini terus dikembangkan.
    Hebatnya, semua teknologi itu bisa didapatkan gratis. Tak harus
beli. Karena itu, web interaktif atau web dinamis membawa semangat
biaya yang radikal murah, lebih murah dari website statis.

Harus berubah
    Wabah web interaktif hingga kini baru direspons di Indonesia
sebagai pengguna saja. Artinya, kebanyakan kita heboh hanya sebagai
pengguna Blogspot, Friendster, MySpace, dan web jaringan sosial
lainnya.
    Padahal, ke depan harus dipikirkan, bagaimana agar kitalah yang
memiliki perusahaan penyedia layanan seperti Blogger, MySpace, atau
Friendster yang akan digunakan orang lain. Software seperti itu sudah
cukup banyak beredar di internet dan bisa digunakan secara instan.
    Kita baru heboh sebagai pengguna Google Adsense, hanya dengan
memiliki web sederhana dan memasang iklan dari Google Awords saja
sudah bisa mendapatkan bayaran dari Google. Fantastis memang, tetapi
harus ada yang memikirkan bagaimana kalau kita saja yang membuat
bisnis iklan seperti Google Adwords atau bisnis afiliasi iklan
seperti Google Adsense. Jadi, orang Indonesia kalau mau iklan tak
harus ke Google Adwords.
    Kita juga baru bangga bisa menjadi afiliasi dari toko Amazon,
tetapi kita belum banyak memikirkan bagaimana kalau kita saja yang
buat toko buku online itu dan bisa menyediakan sistem afiliasi yang
berani menggaji siapa pun yang mau memasang iklan atau banner toko
buku.
    Kita baru bangga bisa menjual content kepada masyarakat melalui
perangkat mobile. Padahal, kita bisa mendapatkan keuntungan lebih
besar jika content itu digratiskan saja. Dengan menggratiskan
content, banyak pengunjung yang mengunjungi web dan itu artinya iklan
akan semakin mahal.
    Web interaktif membawa semangat bahwa pengunjung adalah rajanya.
Semakin banyak fasilitas yang diberikan kepada pengunjung, semakin
bagus website itu di mata pengunjung maupun di mata mesin pencari,
juga di mata page-rank atau lembaga pemeringkat web.
    Web yang dinamis yang interaktif adalah tuntutan zaman. Era ini
seharusnya ditangkap sebagai peluang, bukan hambatan. Pengunjung
adalah raja, maka manjakanlah dia, kalau perlu "bayarlah" dia untuk
berkunjung ke "rumah maya" Anda. (Amir Sodikin)</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/halo-ini-test2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SANTUN DI INTERNET, YUK&#8230;</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/santun-di-internet-yuk/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/santun-di-internet-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 11:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Ulasan dan Analisis]]></category>

		<category><![CDATA[blogger]]></category>

		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<category><![CDATA[santun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Sudahlah! Teman-teman abu-abuers jangan lagi bugil di depan 
kamera! Jangan lagi upload foto-foto jorok, baik milik sendiri 
maupun milik teman kita ke internet.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudahlah! Teman-teman abu-abuers jangan lagi bugil di depan<br />
kamera! Jangan lagi upload foto-foto jorok, baik milik sendiri<br />
maupun milik teman kita ke internet. Yuk kita jaga biar dunia blog bersih dari hal-hal negatif kayak<br />
gitu. Buatlah karya tulisan yang bisa bermanfaat untuk pengetahuan<br />
sekaligus menghibur teman-teman online.</p>
<p><span id="more-12"></span></p>
<pre style="font-family: Courier New,Lucida Console,Courier; font-size: 10pt;">Namun, jangan menulis membabi buta, menjelek-jelekkan, atau
mengumpat orang lain tanpa fakta. Selain tulisan seperti itu bisa
dituntut karena mencemarkan nama baik orang, rekam jejak kita juga
akan tetap tercatat di dunia maya.
    Ups... kenapa bisa begitu? Selama kita berada di jalur internet
dan tak memproteksinya, mesin pencari seperti Google.com dan Yahoo.com
tetap bisa mengindeks tulisan atau foto yang pernah kita buat.
    Jika kalian belum punya website, mulailah dari sekarang
membuatnya. Untuk standar Indonesia, kalian bisa coba Friendster.com
guna menjalin relasi dengan teman-teman. Jika kalian ingin menulis dan
upload banyak foto, manfaatkan Multiply.com, Blogger.com,
Facebook.com, dan masih banyak lagi.
    Jangan lupa, isilah website kamu dengan hal-hal yang menyenangkan.
Semakin banyak isinya, orang-orang dan juga mesin pencari akan makin
sering berkunjung ke situs kamu untuk mengindeks.
    Setelah sekitar dua minggu website kamu aktif, coba cek di
Google.com atau Yahoo.com. Masukkan nama kamu, jika belum ada, berarti
kamu harus kerja keras untuk menulis.
    Untuk mempercepat proses indeks oleh mesin pencari, kamu bisa
memberi tahu ke mesin pencari secara manual dengan memanfaatkan jasa
gratis www.submitexpress.com. Selamat mencoba, buatlah rekam jejak
yang baik di dunia maya. (AMR)</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/santun-di-internet-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Booming Netbook Gelombang Kedua</title>
		<link>http://www.yournetbook.com/2008/07/hello-world/</link>
		<comments>http://www.yournetbook.com/2008/07/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 08:13:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>

		<category><![CDATA[Topik Terhangat]]></category>

		<category><![CDATA[acer]]></category>

		<category><![CDATA[asus]]></category>

		<category><![CDATA[atom]]></category>

		<category><![CDATA[axioo]]></category>

		<category><![CDATA[intel]]></category>

		<category><![CDATA[laptop]]></category>

		<category><![CDATA[msi]]></category>

		<category><![CDATA[netbook]]></category>

		<category><![CDATA[zyrex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.amirsodikin.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Netbook gelombang kedua kini sudah hadir. Menggunakan prosesor Atom dari Intel, kualitas produk dengan spesifikasi lebih canggih ini semakin menjanjikan. Bisa-bisa, laptop akan tergusur untuk kelas menengah ke bawah. Gelombang kedua yang datang ini akan diproduksi oleh Aceh, Zyrex, Axioo, MSI, dan Asus.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_5" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://blog.amirsodikin.com/wp-content/uploads/2008/07/netbook11.jpg"><img class="size-medium wp-image-5" title="leadimage" src="http://blog.amirsodikin.com/wp-content/uploads/2008/07/netbook11-300x199.jpg" alt="Lima netbook dari berbagai merk" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Lima netbook dari berbagai merk</p></div>
<p>Netbook gelombang kedua kini sudah hadir. Menggunakan prosesor Atom dari Intel, kualitas produk dengan spesifikasi lebih canggih ini semakin menjanjikan. Bisa-bisa, laptop akan tergusur untuk kelas menengah ke bawah. <span id="more-1"></span></p>
<p>Gelombang kedua yang datang ini akan diproduksi oleh Aceh, Zyrex, Axioo, MSI, dan Asus.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.yournetbook.com/2008/07/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
