STOP (KECANDUAN) SMS

Jul 21st, 2008 | By administrator | Category: Berita Terkini, Obrolan Ringan

Kecanduan SMS? Pernah dengar enggak? Atau kamu sendiri pelakunya? Korban kecanduan SMS ini sama hebohnya sama kecanduan game. Ada berita seorang anak di China sampai harus dirawat karena tak bisa lepas dari “handphone” (HP) untuk SMS.

Contoh lain menimpa mahasiswi Selandia Baru, Fleur de Vere Beavis (20). Dokter mendiagnosa dia menderita penyakit radang jari tangan atau tenosynovitis. Sepertinya Fleur orang pertama di Selandia Baru yang kecanduan SMS parah. Dia setiap hari mengirim 100 SMS.

Selain berdampak pada kesehatan, kecanduan SMS juga mengakibatkan “dompet” jebol. Di Skotlandia, seorang remaja sampai menghabiskan uang Rp 73 juta per bulan demi SMS. Dia masuk rumah sakit gara-gara nyandu gadget ini. Dalam sepekan, dia berkirim SMS sekurangnya 700 kali.

Di Indonesia, kecanduan SMS juga menggejala. Coba cari di Google.com dengan kata kunci kecanduan SMS, ternyata banyak kasusnya. Di sebuah forum diskusi ada pengakuan seperti ini: “Kali ini gw ngelempar topik soal kecanduan sms. parah banget deh gw…Kalo sehari ga di-sms, jantung deg-degan ngga karuan. Udah gitu mo dialihin ke yang lain ngga bisa, akibatnya pulsa sebulan gila-gilaan deh habisnya….Tapi kalo dah di-sms walaupun cuma sekali, rasanya tenang banget. Padahal isinya cuma “gut nite” or “have a nice dream”. Aneh banget yah?”

Persoalan utama di Indonesia: SMS masih mahal. Dengan kisaran Rp 300-350 per sekali kirim dan jumlah karakter huruf dibatasi, SMS sebenarnya masih barang mewah. Perlu kalian tahu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sedang menyelidiki dugaan kartel tarif SMS. Ada delapan operator seluler yang diindikasikan KPPU “bersekongkol”. Tentu saja para operator membantah.

Tapi bantahan itu enggak penting, yang penting dan utama adalah: tarif SMS mahal. Jadi, kurangi SMS dan hindari diri nyandu SMS. Terus, untuk berkomunikasi gimana? Ada teknologi lama yang lebih murah buat menggantikan SMS atau bertelepon. Teknologi murah itu adalah chat.

“Software chatting”

MuDA pernah ngebahas chatting pakai perangkat lunak di HP bernama Mini Friday. Selain Mini Friday yang punya keunggulan ada chatroom-nya, MuDA sudah bertahun-tahun ini mencoba berbagai aplikasi perangkat lunak yang bisa berjalan di HP kategori smartphone.

Ups jangan takut dengan istilah smartphone atau telepon pintar, apalagi nganggap ini mahal. Kebanyakan HP jadul yang udah enggak keluar lagi sudah termasuk smartphone. Bahasa sederhananya: semua HP GSM yang menggunakan layar berwarna termasuk smartphone. Tapi, ini sekadar penyederhanaan karena tak semua HP berlayar warna termasuk smartphone.

Salah satu software favorit adalah Agile Mobile. Software ini compatible untuk hHP Nokia Series 60, Sony Ericsson UIQ, perangkat yang menggunakan Windows Mobile baik Pocket PC maupun Smartphone.

Jika di Mini Friday harus membuataccount sendiri, pada Agile hanya software yang memfasilitasi kita chatting menggunakan account yang sudah ada. Misalnya Yahoo Messenger, Gmail/Google Talk, AIM, MSN, dan ICQ. Rata-rata orang Indonesia punya account di Yahoo atau Gmail. Untuk komunikasi chatting, gunakan salah satu account itu.

Untuk stabilitas koneksi, Gmail lebih stabil dibanding Yahoo (enggak sering putus koneksinya). Kalau HP kalian Nokia, cek cocok atau tidak di www.agilemobile.com/nokia.html. Contoh yang didukung: N77, E90, E61i, E65, 6110, N76, N93i, 6290, N75, N95, E62, E50, 5500, N73, N72, N93, N92, N71, N80, E70, E61, E60, 3250, N91, N70, N90, 6682, 6681, 6680, 3230, 6670, 6630, 6260, N-Gage QD, 7610, 6620, 3660, 3620, 6600, 3600, N-Gage, 3650, 7650, 7710, 9300, 9500.

Untuk Sony Ericsson, cek di www.agilemobile.com/sonyericsson.html. Yang sudah menggunakan Windows Mobile, cek di www.agilemobile.com/wm.html.

Tidak gratis

Apakah software itu gratis? Sayangnya tidak. Tapi, daripada menggunakan SMS, biaya chatting dengan Agile Messenger jauh lebih murah. Biaya beli software untuk seumur hidup 44,95 dollar AS. Enggak usah beli software, Agile menawarkan sewa software per bulan Rp 10.000 menggunakan SMS premium.

Selain Rp 10.000 per bulan, biaya lain dihitung dari penggunaan GPRS berdasar lalu lintas data (kirim teks chat dan terima teks chat). Biaya akses GPRS per kb paling murah saat ini adalah Mentari dan IM3 yakni Rp 5 per kb.

Dengan tarif sebesar itu, untuk menghabiskan Rp 5.000 saja sudah capek chatting. Coba kalau pakai SMS, bisa jebol pulsanya. Tapi, lepas dari ketergantungan SMS, jangan jadi ketergantungan chatting ya :)

Selain Agile Messenger, ada software lain yang berlomba merebut pasar. Di edisi mendatang, MuDA akan bahas software lain (salah satunya Gizmo) untuk chatting dan bisa buat telepon murah via VOIP (voice over internet protocol) pakai HP.

Kalau chatting merupakan cara murah mengakali tarif SMS, VOIP pakai HP adalah cara murah mengakali tarif telepon di Indonesia yang juga dikenal mahal.
Instalasi Agile

Untuk instalasi Agile Messenger, asumsinya kalian udah tahu setting GPRS. Internet diharapkan sudah jalan dari browser internet di HP. Bagi yang awam banget, browser itu yang biasa digunakan untuk buka internet. Kalau di komputer di antaranya Internet Explorer dan Mozilla Firefox. Kalau padaHP, di Nokia bernama Web atau Opera Mini.

Buka browser, lalu arahkan ke www.agilemobile.com/download.html. Cek kesesuaian HP dengan software yang tersedia (tinggal pencet menu pilihan). Setelah memilih jenis HP yang sesuai, ikuti petunjuk download dan instalasinya. Ikuti perintah selanjutnya di layar.   (AMIR SODIKIN)

Tags: , , , , , ,

Comments are closed.